PABUARAN – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kreasi Pasanggrahan (Kapas) Desa Pasanggrahan, Kecamatan Pabuaran mati suri. Sejak pelantikan direktur dan pengurus pada 2019, BUMDes belum berjalan.
Direktur BUMDes Kapas Muhammad Furqon Hadiwijaya mengatakan, wilayahnya sangat strategis lantaran berada di pusat administratif Kecamatan Pabuaran. “Tapi sayang, BUMDes kami mati suri,” kata Furqon.
Padahal, BUMDes sudah dianggarkan Rp50 juta dari anggaran dana desa, namun hingga hari ini, ia belum menerima seeserpun. “Katanya dananya keserap covid,” ujarnya.
Padahal, ia sudah berencana akan mengelola usaha catering. Usaha ini dinilai mampu meningkatkan perekonomian warga.
“Maka dari itu, kami berencana mengelola usaha catering, tapi susah belum ada anggarannya,” kata Furqon kepada Radar Banten, Jumat (15/10).
Menanggapi itu, Kepala Desa Pasanggrahan Entat Karyata mengaku, sudah berkoordinasi dengan perangkat desa terkait BUMDes. Ia mengaku, BUMDes baru dibentuk tahun ini, jadi belum berjalan maksimal. “Mungkin tahun depan insya alloh,” katanya.
Entat berharap, keberlangsungan usaha catering sesuai dengan program BUMDes agar memajukan perekonomian masyarakat. (drp)











