BERDASARKAN data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, dari 155 kecamatan yang ada di Provinsi Banten, sebanyak 125 kecamatan masuk kategori paling rawan terjadi bencana banjir.
Untuk meminimalisasi dampak bencana banjir, BPBD Banten melakukan berbagai langkah antisipasi dan kesiapsiagaan bencana alam, salah satunya adalah upaya penguatan mitigasi bencana di tingkat kecamatan.
Sepanjang Oktober 2021, BPBD Banten memfokuskan kegiatan penguatan mitigasi bencana di sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Lebak.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Banten, Nana Suryana, potensi bencana banjir paling parah terdapat di 125 kecamatan yang tersebar di delapan kabupaten/kota se-Banten. Adapun rinciannya, di Kabupaten Lebak sebanyak 28 kecamatan, Kabupaten Tangerang sebanyak 22 kecamatan, Kabupaten Serang 19 kecamatan, Kabupaten Pandeglang 20 kecamatan. Selanjutnya Kota Tangerang sebanyak 13 kecamatan, Kota Cilegon tujuh kecamatan, Kota Serang tiga kecamatan, dan Kota Tangerang Selatan 13 kecamatan.










