Sebanyak 33 mahasiswa peserta Pejuang Muda dari berbagai kampus di Banten bakal kembangkan potensi UMKM di masyarakat. Kegiatan yang merupakan program Kementerian Sosial RI Melalui Program setara 20 SKS ini, mahasiswa akan ditantang untuk belajar dari warga sekaligus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, pemuka masyarakat, tokoh agama setempat serta seluruh stake holder penggerak sosial di daerah.
Anggota Komisi VIII DPR RI H Yandri Susanto didampingi perwakilan Dinas Sosial Provinsi Banten dan Dinas Sosial Kabupaten Serang, menyambut kedatangan Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Prof. Dr. Agus Zainal, Staf Khusus Kementerian Sosial dan peserta pejuang muda di Yayasan Ponpes Bai Mahdi, Kecamatan Pabuaran, Selasa (9/11).
Yandri mengatakan, para mahasiswa yang lolos jadi peserta pejuang muda sangat beruntung bisa mendapat dukungan penuh dari negara melalui kementrian sosial. “Mahasiswa pejuang muda harus berperan aktif di masyarakat,” kata Yandri saat menyampaikan sambutan.
Pokitus PAN itu mengimbau, agar mahasiswa mampu memaksimalkan waktu selagi ditempa dalam program Pejuang Muda. “Mereka bakal kembangkan UMKM, salah satunya budidaya magot di Kecamatan Baros,” terangnya.
Kabid Pemberdayaan Sosial pada Dinsos Provinsi Banten, Tb Sirojudin menambahkan, kreativitas dan inovasi anak muda dalam pengembangan UMKM saat ini sangat dibutuhkan. “Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi dalam pengolalaan maupun pemasaran produk,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Pejuang Muda adalah laboratorium sosial bagi para mahasiswa mengaplikasikan ilmu dan pengetahuannya untuk memberi dampak sosial secara konkret. (*)











