SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang tidak menyanggah terkait adanya kekisruhan data penerima bantuan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra yang dilakukan beberapa waktu lalu
Bahkan mereka juga banyak mendapatkan keluhan dari para kepala desa terkait persoalan data penerima bantuan karena menyebabkan polemik di tingkat desa.
Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, pada Dinsos Kabupaten Serang, Iin Inayatullah membenarkan adanya data-data yang tidak akurat.
Ia mengatakan, pemerintah daerah hanya menerima data saja dari pemeirntah Pusat. “Datanya dari Kemensos langsung. Teman-teman pendamping juga bingung sebenarnya sudah ditidak layakan melalui aplikasi, namun turunnya nama itu lagi,” ungkapnya, Sabtu 6 Desember 2025.
Ia mengatakan, para pendamping dibantu oleh operator srikndi di desa sebenarnya sudah melakukan upaya ferivikasi melalui aplikasi. Namun saat pencairan, ternyata datanya masih belum terupdate.
Ia mengaku, banyak kepala desa yang menanyakan terkait dengan data tersebut yang dinilai tidak update. Bahkan mereka memprotes langsung ke Dinsos Kabupaten Serang.
“Kita tidak tahu, sifatnya hanya tembusan saja mau ada penyaluran. Dari kemensoa disaluekan melalui Pos,” ujarnya.
Ia mengatakan, BLT Kesra merupakan program baru di masa pemerintahan Presiden Prabowo. Bantuan ini diberikan untuk masyarakat yang masuk kategori desil 1 sampai 5.
“Dari datasen, Desil 1 sampai 5. Nilainnya Rp900 ribu,” pungkasnya.
Editor Daru











