TANGERANG SELATAN – Rapat paripurna di gedung DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (23/11), diwarnai protes. Anggota DPRD dari Fraksi PKB Sudiar menyampaikan ketidakpuasannya lantaran hanya mendapatkan air putih.
Rapat pembahasan Raperda Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah dan Raperda Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan ini beragenda jawaban Walikota Tangsel terhadap pandangan umum fraksi mengenai Raperda Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah dan jawaban DPRD Kota Tangsel terhadap pendapat Walikota Tangsel mengenai Raperda Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel Li Claudia Chandra atau Alin.
Usai menyampaikan isi rapat, Sudiar interupsi kepada pimpinan siding. “Izin pimpinan, ini rapat kami hanya disediakan air putih aja. Jangan samakan kami dengan mbah dukun,” tukasnya yang membuat seluruh ruangan hening.
Interupsi anggota Komisi lV itu pun langsung ditanggapi Li Claudia Chandra untuk segera ditindaklanjuti.
Pantauan di ruang rapat paripurna, setelah interupsi disampaikan Sudiar, entah siapa yang memberi komando, dalam hitungan menit beberapa staf DPRD Tangsel sibuk membawakan boks makanan ringan serta nasi kotak.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari pimpinan DPRD dan Sekretariat DPRD Kota Tangsel. Sekwan DPRD Kota Tangsel Chaerul Saleh tidak memberikan tanggapan. (FUL/don)











