Kedekatan keduanya pun terus dirawat dan bertahan lama sampai akhirnya kata cinta dan sayang pun keluar dari mulut Atoy, mereka pacaran selama tiga tahun. “Waktu itu orangtua udah nanya soal pernikahan, soalnya saya juga sudah lulua dari pondok,” kata Linda yang merupakan anak pertama dari tiga bersaudara itu.
Ayah Linda yang punya banyak sawah dan hidup sejahtera itu, tentu menginginkan menantu kaya yang bisa menghidupi putrinya dengan layak.
Maka tak heran, saat Linda mengenalkan Atoy kepada ayah dan seluruh keluarganya, mereka secara halus menunjukkan sikap penolakan. “Soalnya waktu itu Kang Atoy pengangguran,” ungkapnya.
Tapi karena sikap Linda yang tak mau tahu dan hanya ingin tetap menikah dengan Atoy, ayahnya pun tak bisa memaksa. Mereka pun menikah dengan pesta seadanya, hal itu ialah dampak dari kekecawaan sang ayah yang tak mendapat menantu sesuai keinginan hati.
Setelah menikah, awalnya Atoy dan Linda tinggal di rumah keluarga wanita. Tapi seperti yang dibayangkan, Aloy mendapat perlakuan tak baik, mulai dari sering disindir, sampai dibentak mertua karena belum kerja.











