Dituding Penyebab Kerusakan Jalan
RANGKASBITUNG – Bupati Iti Octavia Jayabaya kesal terhadap sopir truk pengangkut pakan ternak dan kendaraan overtonase yang melintas di ruas Jalan Kuntjoro Jakti. Dia memarahi sopir truk yang melintas di Kolelet dan memintanya putar balik ke arah Pamarayan.
Informasi yang dihimpun Radar Banten, sekira pukul 11.15 WIB Bupati Iti Octavia Jayabaya didampingi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan pejabat Pemkab Lebak meninjau ruas Jalan Kuntjoro Jakti yang rusak. Kegiatan tersebut dilakukan Bupati setelah menerima keluhan melalui media sosial.
Di lokasi, Iti berdiskusi dengan Kepala Dinas PUPR dan beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Lebak. Setelah itu, orang nomor satu di Lebak ini melanjutkan perjalanan ke arah Kolelet. Di sana, Iti menemukan truk pengangkut pakan ternak melintas.
Kata Iti, kapasitas Jalan Kuntjoro Jakti hanya delapan ton. Sedangkan truk pengangkut pakan ternak dari Serang itu tonasenya lebih dari delapan ton. Wajar jika kemudian, jalan kabupaten yang menghubungkan wilayah Lebak dan Kabupaten Serang ini rusak.
“Jalan ini kapasitasnya delapan ton. Kamu (dari) Pokhpan suruh siapa jalan ke sini, sana putar balik ke sana,” kata Iti dengan nada tinggi di Kolelet, kemarin.
Plt. Kepala Dinas PUPR Lebak Irvan Suyatupika membenarkan, Bupati Iti Octavia Jayabaya marah kepada sopir truk pengangkut pakan ternak yang melintasi di Jalan Kuntjoro Jakti. Karena, tonase truk pengangkut pakan ternak itu melebihi kapasitas jalan. Sehingga wajar jika kemudian jalan kabupaten dari Malangnengah sampai ke Pabuaran rusak.
“Setelah dimarahi, sopir truk diminta putar balik ke arah Pamarayan. Bupati minta kendaraan tidak boleh melintasi jalan tersebut lagi, karena akan merusak jalan,” tegasnya.











