Truk pengangkut pakan ternak, katanya, langsung putar balik ke arah Pamarayan. Setelah itu, mantan anggota DPR RI ini juga marah-marah kepada pegawai Puskesmas Kolelet. Karena, kondisi puskesmas kotor dan lingkungan disekitarnya ditumbuhi ilalang.
“Marah ke sopir truk dan cleaning servis Puskesmas Kolelet. Bahkan, Ibu menempelkan debu dari jendela ke pipi cleaning servis puskesmas,” jelasnya.
Terkait Jalan Kuntjoro Jakti, Dinas PUPR atas arahan Bupati Iti Octavia Jayabaya akan memperbaiki jalan yang rusak dengan menggunakan anggaran pemeliharaan. Panjang jalan yang rusak hanya 2,1 kilometer dari total panjang jalan 6 kilometer.
“Kondisi saluran drainase di atas badan jalan. Sehingga, air hujan tumpah ke jalan raya dan mengakibatkan jalan cepat rusak. Ditambah lagi, angkutan yang melintasi jalan ini melebihi tonase jalan,” tegasnya.
Perbaikan Jalan Kuntjoro Jakti, katanya, menjadi prioritas pemerintah daerah. Bahkan, Dinas PUPR sebenarnya telah merencanakan perbaikan jalan tersebut. Walaupun, pihaknya hanya melakukan pengerasan di lokasi jalan rusak.
“Tapi, jika anggarannya tersedia, kita akan lakukan betonisasi di beberapa titik jalan yang rusak berat,” tukasnya.(tur)











