“Rencananya pekan ini kami akan melakukan pendekatan kepada masyarakat, sosialisasi terhadap masyarakat sehingga masyarakat bisa memahami untuk lanjutan kerja sama dengan Tangsel,” tambah Mantan Camat Serang itu.
Lebih lanjut, Farach mengungkapkan, saat ini Pemkot Tangsel untuk sementara tak mengirim sampah ke TPAS Cilowong, karena pengiriman bisa dilakukan setelah perjanjian kerja sama baru di tahun 2022. “Nanti pengiriman setelah ada penandatanganan baru (2022),” katanya.
Sementara Walikota Serang Syafrudin mengatakan, kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemkot Tangsel masih tahap kajian. TKSD akan meminta masukan dari DPRD Kota Serang. “Sekarang masih tahap evaluasi,” katanya.
Menurut Syafrudin evaluasi dilakukan agar kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemkot Tangsel dapat memberikan manfaat bagi Kota Serang. “Sejauh ini tidak ada keluhan, yang waktu itu saja, untuk saat ini belum ada,” terangnya.
“Intinya, kerja sama ini masih tahap kajian dan nanti DLH akan secara detail membahas poin-poinnya apabila terjadi perubahan,” beber Syafrudin.
Terpisah, Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi mengatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan memanggil TKSD terkait dengan kelanjutan kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemkot Tangsel. “Besok (hari ini-red) kalau tidak ada halangan kami akan bertemu dengan TKSD untuk membahas kerja sama itu,” katanya.
“Pandangan kami, selama memberikan dampak positif bagi pembangunan TPAS Cilowong. Tentu, harus diteruskan kerja sama ini,” tambah Budi. (fdr/nda)











