Awal rumah tangga, Roni baru sadar kalau kakak-kakak iparnya pada sibuk bekerja dan tidak sempat mengurus orangtua. Sedangkan Tini yang anak bungsu, menjadi anak terakhir harapan orangtuanya mengurus mereka. “Makanya pas Tini nikah sama saya, mertua tuh enggak mau kita pergi,” katanya.
Sejak itulah Roni dan Tini saling mengurus mereka. Roni yang memang rajin dan ulet, setiap pulang kerja selalu membantu istrinya mengurus mertua. “Saya bantu masak, bikin aer panas buat mandi mertua, pokoknya kayak ngurus merekalah,” katanya.
Meski orang luar melihat Roni seperti hidup miskin karena kerja serabutan, padahal ia punya tabungan pemberian dari mertua untuk bekal hidup kalau mereka sudah meninggal. “Jadi setiap bulannya istri tuh dikasih jatah dari uang pensiunan, katanya sih buat bekal masa depan,” ungkapnya.
Subhanallah, semangat ya Kang Roni, semoga langgeng selamanya. Amin. (drp/air)











