CILEGON – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Cilegon membuka operasi pasar di halaman kantor Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Selasa (15/2).
Emak-emak pun berdatangan untuk menyerbu minyak goreng kemasan yang dijual dalam program tersebut.
Pantauan Radar Banten, sejak dibuka pada pukul 10.00 Wib, banyak ibu rumah tangga silih berganti berdatangan. Sekira pukul 10.30 Wib, kedatangan masyarakat semakin banyak hingga harus membentuk antrean.
Kepala Bidang Perdagangan pada Disperdagin Kota Cilegon Ema Hermawati menuturkan, pasar murah itu dibuka untuk menstabilkan harga minyak goreng. Selain minyak, pihaknya pun menjual gula pasir.
“Kita kerja sama dengan Bulog untuk operasi pasar minyak dan gula, karena memang minyak dan gula sekarang ini susah didapatkan khususnya minyak,” ujar Ema.
Operasi pasar itu sudah dilakukan selama dua hari dengan jumlah paket yang berhasil terjual sebanyak 1.000 paket.
“Untuk kecamatan lain nanti kita programkan lagi disesuaikan dengan persediaan yang ada di Kantor Cabang Serang,” ujarnya.
Kepala Cabang Bulog Serang Budi Indrawan menjelaskan, pada kesempatan itu, harga minyak goreng dijual Rp14 ribu perliter, sedangkan gula Rp12 ribu perkilogram.
“Di Kecamatan Purwakarta sudah habis sekitar 300 paket, kurang lebih 600 kilogram gula dan 600 liter minyak. Saat ini kita menunggu kiriman berikutnya, rencana kita kurang lebih sekitar 1000 paket,” ujarnya.
Sementara ini, pasar murah baru terkonfirmasi di dua kecamatan. Bulog akan koordinasi lagi dengan Disperdagin Kota Cilegon apakah akan dilakukan untuk titik kecamatan yang lain.
“Untuk pembelian, kita maksimal dua paket untuk satu orang,” ujarnya. (Bayu Mulyana)











