“Angka kematian di Kota Cilegon dalam satu pekan terakhir mengalami peningkatan. Pada 20 Februari 2022 kasus pasien Covid-19 meninggal tercatat 320 orang, namun pada 28 Februari 2022 naik menjadi 330 orang,” tuturnya.
Secara umum, kata Ati, penyebaran Covid-19 di Banten sudah melewati puncak gelombang ketiga Omicron pada pertengahan Februari lalu. Berdasarkan data Dinkes Banten, kasus harian aktif di Banten dalam satu pekan terakhir terus menurun, sehingga Banten sudah melewati masa puncak pandemi gelombang ketiga.
“Puncak gelombang ketiga terjadi tanggal 17 Februari 2022, dimana ada 7000 kasus dalam sehari, sementara pada 28 Februari kasus harian aktif hanya sekira 1.058 kasus,” bebernya.
Ati berharap, penerapan PPKM Level 3 di tujuh daerah dan Level 4 di Kota Cilegon hingga 7 Maret berjalan optimal, agar penyebaran Covid-19 di Banten terus menurun hingga awal bulan suci ramadhan atau awal April 2022.
“Insya Allah awal April penyebaran Covid-19 akibat varian Omicron di Banten sudah terkendali. Diharapkan semua daerah turun level. Kota Cilegon diharapkan bisa segera masuk level 3 dan yang lainnya turun ke level 2,” harapnya.
Hingga 28 Februari 2022, tambah Ati, jumlah pasien yang saat ini masih dirawat sebanyak 36.030 orang, dimana sebagian besar pasien Covid-19 memilih isolasi mandiri karena hanya mengalami gejala ringan.










