PANDEGLANG – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pandeglang menyosialisasikan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) atau pembuatan sertifikat tanah gratis tahun anggaran 2022 di Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang. Sosialisasi PTSL dilakukan oleh Kepala BPN Kabupaten Pandeglang Suraji dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pandeglang Doni Hermawan beserta sejumlah camat dan kepala desa di Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang.
“Program sertifikat tanah gratis tahun 2022 ini menyasar beberapa desa. Terutama di desa-desa yang peta bidang tanahnya sudah diukur dulu oleh tim pengukur BPN,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan pemerintahan Desa Kabupaten Pandeglang Doni Hermawan kepada Radar Banten, Jumat (4/3).
Bagi peta bidang tanah di desa yang pada tahun sebelumnya sudah dilakukan pengukuran maka nanti diterbitkan sertifikatnya. Sedangkan bagi yang belum nanti masih menunggu kebijakan dari BPN Pusat.
“Kalau kemarin disosialisasikan itu yang sudah diukur. Tinggal berkas dilengkapi, baru di sertifikat,” katanya.
Pada tahun ini dari BPN tidak ada alokasi anggaran buat pengukuran. Sehingga program PTSL memprioritaskan pada bidang tanah sudah diukur saja.
“Karena itu tadi sekarang itu biaya ukurnya ditiadakan jadi yang sudah diukur yang skala prioritas. Sedangkan yang belum itu sambil menunggu dari pusat. Jadi sudah diukur saja yang dapat mendaftarkan tanahnya untuk dibuatkan sertifikat gratis,” katanya.
Program PTSL tahun 2022 ini dilaksanakan di 6 kecamatan dan 11 desa. Diantaranya di Desa Bojong, Desa Banyumas, Kecamatan Bojong, Desa Alaswangi, Tegalwangi, Muruy, Kecamatan Menes, Desa Pasireurih, Kecamatan Cipeucang, Desa Gunungcupu, Kecamatan Cimanuk, Desa Kadulimus, Kecamatan Banjar dan Desa Banjarnegara, Desa Sanghiang Dengoek, Kecamatan Pulosari.
“Terkait PTSL ini kami juga meminta kepada pemerintah desa agar memasukan aset desa baik berupa kantor desa maupun tanah bengkok desa. Supaya nantinya sudah bersertifikat,” katanya.
Kepala BPN Kabupaten Pandeglang Suraji, menuturkan pada tahun 2022 ini, BPN Pandeglang mendapatkan target PTSL sebanyak 5000 bidang tanah.
“Harapannya pada bulan Juni ini dan selambat-lambatnya bulan Juli 2022 sudah selesai. Insyallah 5.000 sertifikat tanah selesai,” katanya. (mg-01/Purnama Irawan)











