RADARBANTEN.CO.ID – Lurah Unyur Agus Sulaeman memberikan keterangan terkait keberadaan calo sembako saat penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di sejumlah kelurahan Kota Serang.
dikeluhkan warga di akun instagram @infoserang, Senin (7/3/2022).
“Makasih banyak sudah ada aduan,
Sebelumnya kami pihak Kelurahan Unyur. Mohon maaf, kami coba klarifikasi terkait info tentang bantuan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” ujarnya kepada Radar Banten, Senin (7/3/2022), menanggapi keluhkan warga di akun instagram @infoserang, Senin (7/3/2022).
Agus membenarkan pihaknya diamanahkan oleh pendamping BPNT melalui kecamatan untuk membantu menginformasikan kepada warga dan mempasilitasi pembagian bantuan tersebut.
Pembagian bantuan dijadwalkan pada hari Sabtu 5 Maret 2022 bertempat di Aula Kantor Kelurahan Unyur dimulai pukul 09.00 – 14.00 WIB untuk 518 orang penerima manfaat, yang dibagikan langsung oleh petugas Kantor Pos berjumlah empat orang.
“Adapun penyaluran bantuan tersebut berjalan dengan lancar mesti pada saat itu sedang hujan,” katanya.
“Kita tekankan di sini Kelurahan Unyur hanya menyiapkan tempat dan menginformasikan yang mendapatkan bantuan tersebut ke RT RW,” beber Agus.
Adapun terkait adanya oknum yang mengarahkan tentang pembelian sembako di wilayah kantor Kelurahan Unyur, berdalih pihaknya tak memiliki kewenangan. “Kalaupun ada yang terlibat Insyaallah kami juga akan tindak lanjuti,” terangnya.
Bahkan, kata Agus, di lokasi penyaluran bantuanpun pihak Kantor Pos sudah memasang imbauan berupa spanduk agar dilarang berjualan di lokasi tersebut.
“Mohon maaf kami dari Kelurahan Unyur tidak mengambil sepeser pun dari bantuan tersebut. Bisa dicek langsung ke yang mendapat bantuan dan kelurahan tidak menyediakan sembako,” terangnya.
Kalaupun ada kesalahanpahaman terkait jumlah yang di dapat dari warung sembako, silakan langsung ke konfirmasi ke e-warung yang dimaksud tersebut dan ,pengirim aduan tolong dikroscek juga kebenarannya biar tidak salah paham.
“Tolong yang mengadukan bisa duduk bareng diselesaikan, kami terbuka lebar untuk menyelesaikan masalah ini,” katanya.
Reporter : Fauzan Dardiri
Editor : Aas Arbi











