Sementara Tri Endi, Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis UMT dan Praktisi Agrobisnis, sekaligus narasumber dari workshop ini memaparkan, hasil olahan tanaman lidah buaya dapat dikembangkan menjadi olahan bahan Farmasi (obat-obatan), kosmetik, bahan pangan dan bahan pelengkap pertanian.
“Sangat banyak manfaat dari pengembangan lidah buaya ini. Saya sendiri menjuluki pengembangan lidah buaya ini sebagai Mesin ATM Hijau dari Tanah Pertiwi,” ujarnya.
Di tempat yang sama pengurus RW 002, Misan mengaku warga antusias mengikuti workshop tersebut.
Ia berterimakasih dalam kegiatan ini warganya diajarkan pembudidayaan lidah buaya.
Pada akhir acara, Tim PKM UMT menyerahkan hasil praktik olahan tanaman lidah buaya kepada pegurus RW sebagai penerima manfaat kegiatan ini.*
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Ahmad Lutfi










