TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Bakal calon Walikota Tangerang, Ahmad Amarullah berencana mewujudkan mimpinya menjadikan Kota Tangerang sebagai Kota Pelajar. Tak berlebihan baginya sebagai tokoh pendidikan dapat mewujudkan mimpinya tersebut.
Menurut Amarullah, kelak ia memimpin Kota Tangerang, ia akan memperhatikan penuh pendidikan di Kota Tangerang sebagai bentuk dari Chracter Building (membangun karakter masyarakat yang berkualitas).
Yang pertama ia lakukan ialah akan menambah fasilitas umum khusus bagi pelajar di Kota Tangerang, agar kenyamanan belajar didapat. “Kita akan membuat tempat berkumpul pelajar, kita lengkapi fasilitasnya seperti menyediakan wifi gratis, kafe dan semacamnya, jadi bisa berjam-jam belajar disitu,” ungkap, Rabu 3 Juli 2024.
Amarullah mengatakan, langkah berikutnya yang akan ia lakukan adalah menekan biaya hidup khusus untuk pelajar Kota Tangerang, sehingga biaya hidup pelajar Kota Tangerang minimal sama seperti biaya hidup pelajar di Yoyakarta.
“Biaya hidup bisa gak sama seperti Yogyakarta? Misalnya makanan sesuai kantong mahasiswa, dia punya uang Rp 5 ribu-Rp 10 ribu bisa kenyang. Kita akan bangun kolaborasi dengan dunia usaha untuk bisa menekan biaya produksi, sehingga hasil produknya bisa dijual dengan murah,” jelasnya.
Selain itu menurut Amarullah, menciptakan keamanan juga tak kalah penting, terutama keamanan pada malam hari, sehingga para pelajar merasa aman pulang jam berapapun. Menurutnya, membangun komunikasi antar etnis yang heterogen di Kota Tangerang agar terjadi kondusifitas.
Ia mengaku penting bagi Kota Tangerang memiliki Perguruan Tinggi Negeri (PTN) meski menurutnya, mewujudkan hal itu tidaklah mudah. Ia mengatakan, meski tak mudah, hal itu bukan mustahil dapat dilakukan.
Menurutnya, Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang jumlahnya sekitar 100 PTS juga perlu mendapat perhatian pemerintah. “Kita akan tingkatkan kualitas PTS, kuncinya kolaborasi antar pemerintah, PTN dan PTS, masyarakat, dunia bisnis, pers, dalam teori pentaholik sama-sama mengangkat PTN dan PTS yang berkualitas,” ungkapnya.
Lebih jauh Amarullah mengatakan, ia juga akan memproduksi buku pedoman Akhlakul Karimah yang akan dibagikan secara gratis kepada seluruh masyarakat.
Menurutnya, meski Kota Tangerang memiliki motto Akhlakul Karimah, namun belum ada yang membuat dalam bentuk buku sebagai pedoman terperinci menghayati makna Akhalkul Karimah.
“Kita beri buku pedoman Akhalkul Karimah bagi masyarakat, termasuk pelajar. Namun tidak hanya Islam saja, dibuku itu kita biatkan juga makna toleransi didalam buku tersebut,” jelasnya. (*)
Editor: Bayu Mulyana











