Suami dari drg Noviana Lucky ini minta, soal penanganan sampah menjadi point penilaian khusus dalam ajang LKRA 2022. DLH akan melakukan pendampingan dengan menurunkan para stafnya ke RT-RT yang telah mendapat nominasi juara tahun sebelumnya.
Janjinya bukan isapan jempol. Kamis, 24 Maret 2022 kemarin, instansinya mengumpulkan RT RT yang tahun lalu mendapat nominasi. Tahap pertama yang dikumpulkan adalah RT RT dari Kecamatan Taktakan dan Cipocok Jaya. “Para ketua RT kita kasih tau tahapan dalam mengelola sampah dengan konsep 3 R,” katanya.

R pertama adalah Reuse, yakni menggunakan lagi sampah yg masih bisa dipergunakan. Contohnya, menggunakan botol bekas minum sebagai pot tanaman.
R kedua adalah Reduce, mengurangi sesuatu yang dapat menimbulkan sampah. Misalnya sebuah rumah tangga memiliki empat anggota keluarga, sebaiknya masaknya yang cukup untuk 4 orang tersebut. Agar tidak ada sisanya.
R terakhir adalah Recycle, yaitu mengolah atau mendaur ulang sampah, sehingga bisa dipergunakan lagi. Contohnya, sampah bekas bungkus kopi atau rokok. Bisa didaur ulang menjadi kerajinan yang mempunyai nilai ekonomi.
Dengan 3R tersebut dirinya yakin, akan merubah pola pikir masyarakat. “Jadi merubah pola pikir itu, salah satu cara yang efektif adalah dengan inovasi,” katanya.
Penulis : M Widodo












