RADARBANTEN.CO.ID – Setiap jamaah haji dan umroh pulang ke Indonesia, salah satu oleh-oleh yang wajib dibawa adalah air zamzam. Air zam-zam berasal dari sumur yang berada di kawasan Masjidil Haram, Mekkah, Saudi Arabia.
Sejarah sumur zamzam muncul ketika putra Nabi Ibrahim, yang bernama Ismail (yang kemudian menjadi Nabi Ismail) kehausan dan terus menangis di gurun pasir bersama ibunya, Siti Hajar.
Dalam berbagai literasi dan bahkan Al Quran disebutkan bahwa istri Nabi Ibrahim, Siti Hajar berlari kecil antara Bukit Shofa dan Marwah untuk mencari air bagi anaknya, Ismail.
Ketika itu, Nabi Ibrahim, Siti Hajar dan Ismail yang masih bayi, datang dan bermukim di gurun tandus tak berpenghuni. Suatu ketika Ibrahim meninggalkan Siti Hajar dan bayinya untuk beberapa waktu.
Saat ditinggal Ibrahim itulah, bekal makanan dan minuman mereka pun habis. Bahkan ASI Siti Hajar pun mengering. Hidup ibu dan bayi Ismail terancam kelaparan dan kehausan.
Siti Hajar bingung. Ia lalu berusaha mencari air dengan berlari-lari kecil dari Bukit Safa ke Bukit Marwah sambil berdoa meminta kepada Allah. Setelah tujuh kali berlari-lari bolak-balik terjadilah keajaiban. Air memancar di antara kedua kaki Ismail. Keajaiban tersebut merupakan kehendak Allah SWT yang memerintahkan Malaikat Jibril untuk menghentak bumi hingga terpancarlah air yang kini dikenal air Zamzam.
Jika dihitung sejak Nabi Ismail lahir tahun 1910 Sebelum Masehi hingga tahun 2022 ini, maka sumur zamzam umurnya sudah mencapai 3932 tahun.
Selama itulah, sumur zamzam tidak pernah kering. Airnya dipergunakan untuk mensuplai dua tempat suci, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Serta dibawa sebagai oleh-oleh jamaah haji dan umroh dari seluruh penjuru dunia.
Sumur zam-zam terletak 11 meter dari Ka’bah. Saat ini sumur zam zam terletak di bawah tanah dan dapat dilihat dari balik panel kaca. Hebatnya lagi, air zamzam dinobatkan sebagai air paling murni di dunia. Berikut fakta-fakta tentang air zam zam:
- Bebas Bakteri dan Kuman.
Berdasarkan penelitian para ahli, air zam zam dinyatakan bebas dari bakteri maupun kuman, kendati tidak dimasak. Ketika airnya disorot dengan sinar ultraviolet tidak ditemukan adanya kuman dan bakteri. - Kandungan Mineralnya Tinggi.
Seorang ilmuwan asal Jerman, Knut Pfeitfer melakukan riset tentang kandungan mineral dari air zam zam. Hasilnya, air zam zam mengandung mineral yang sangat kaya, terdiri dari berbagai mineral yang mampu meningkatkan energi serta baik untul sistem jaringan tubuh. - Sumurnya Tidak Pernah Kering
Dengan kedalaman sumur mencapai 30 meter air zam zam mampu menghasilkan debit air mencapai 8.000 liter per detik.
Selain itu, sumur air zam zam mampu terisi penuh kembali setiap 13 menit meski terus menerus diambil.
- Mampu Menyembuhkan Beragam Penyakit.
Berdasarkan penelitian para ahli, air zam zam memiliki kandungan kalsium dan magnesium yang cukup tinggi. Tidak heran, jika air ini berperan penting meningkatkan fungsi senyawa fluorida untuk membunuh bakteri jahat, penyebap penyakit di tubuh kita.
Editor: M Widodo
Tulisan dikutip/diolah dari berbagai sumber. Antara lain dari akun IG @zaidulakbar










