CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Rapih Herdiansyah resmi terpilih sebagai Komisaris Independen PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) setelah ditetapkan melalui proses seleksi terbuka (open bidding) Pemerintah Kota Cilegon.
Di balik penunjukan tersebut, Rapih memiliki rekam jejak panjang mulai dari dunia jurnalistik, pemerintahan, akademik, hingga politik nasional.
Berdasarkan dokumen seleksi Komisaris PT PCM, perjalanan karier Rapih dimulai sebagai wartawan Harian Umum Fajar Banten pada 2004.
Media cetak itu kini dikenal dengan nama Kabar Banten, yang berada di bawah naungan Pikiran Rakyat Group.
Karier jurnalistiknya terus berkembang. Pada 2007, Rapih menerima penghargaan sebagai wartawan berprestasi berdasarkan penilaian kualitas dan kuantitas pemberitaan saat bertugas di wilayah Kota Cilegon.
Ia juga telah mengantongi sertifikasi Wartawan Utama melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Pada 2011, Rapih melanjutkan karier di Banten TV. Di stasiun televisi lokal itu, jabatan terakhir yang diembannya adalah Koordinator Divisi Pemberitaan, sekaligus penanggung jawab produksi konten.
Tak hanya berkecimpung di dunia jurnalistik, Rapih juga memiliki pengalaman panjang di lingkungan pemerintahan.
Selama sekitar satu dekade, ia dipercaya menjadi tenaga ahli di lembaga legislatif, mulai dari DPRD Provinsi Banten hingga DPR RI.
Ia pernah menjabat sebagai Tenaga Ahli DPRD Provinsi Banten pada 2013-2017, Kelompok Pakar DPRD Provinsi Banten pada 2017-2019, serta Tenaga Ahli DPR RI pada 2019-2024.
Rapih juga pernah menjadi anggota Dewan Riset Daerah (DRD) Provinsi Banten periode 2016-2018 dan Tim Ahli Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI masa bakti 2019-2022.
Saat itu, ia mendampingi Muhamad Mardiono yang kini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan.
Dalam bidang akademik, Rapih merupakan lulusan Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana, Jakarta, setelah sebelumnya menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).
Ia juga pernah mengikuti Program Diklat Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan di Lemhannas RI pada 2013.
Sebagai akademisi, Rapih pernah menjadi Dosen Luar Biasa di Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten pada 2019-2023, Universitas Banten Jaya pada 2018-2020, dan Universitas Serang Raya pada 2012-2016.
Di bidang usaha, pada 2014 Rapih mendirikan perusahaan komunikasi dan informasi, termasuk media daring NEWSMEDIA.CO.ID.
Ia juga mendirikan BCI Research & Consulting yang bergerak di bidang konsultan media dan komunikasi politik.
Rapih juga sempat berkiprah di tingkat nasional sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2022-2025.
Namun, kepengurusannya berakhir setelah Muktamar X PPP pada September 2025 dan saat ini tidak lagi tercatat sebagai pengurus partai politik.
Kini, Rapih dipercaya menduduki jabatan Komisaris Independen PT PCM, BUMD milik Pemerintah Kota Cilegon yang bergerak di sektor kepelabuhanan.
Saat mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), Rapih menegaskan komisaris memiliki fungsi utama melakukan pengawasan sekaligus menjadi mitra strategis direksi dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG).
“Pengawasan yang dilakukan bukan untuk mencari kesalahan direksi, tetapi menjadi mitra strategis bagi jajaran direksi untuk memastikan tata kelola perusahaan berjalan dengan baik, sesuai aturan, dan juga proaktif mendorong pertumbuhan bisnis PCM,” katanya.
Selain itu, Rapih menyatakan mendukung penuh pengembangan Pelabuhan Warnasari di atas lahan seluas 45 hektare yang dimiliki PT PCM.
“Tekad Pemerintah Kota Cilegon sebagaimana juga cita-cita pendiri, saya mendukung penuh agar Pelabuhan Warnasari bisa terwujud. Dari potensi bisnis pelabuhan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa meningkat, dan akan sangat dirasakan manfaatnya untuk masyarakat,” ujarnya.
Editor: Agus Priwandono









