JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengalihkan puluhan ribu kendaraan terjebak macet di Pelabuhan Penyeberangan Merak menuju Dermaga Ciwandan, Kota Cilegon, Banten.
Dermaga Ciwandan merupakan pelabuhan milik Pelindo yang dioperasikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, sebagai pelabuhan alternatif untuk melayani penyeberangan arus mudik menuju Pelabuhan Bakauheni.
Pengoperasian Dermaga Ciwandan merupakan jurus pamungkas dilakukan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam mengurai kemacetan kendaraan di Pelabuhan Merak. Karena sebelumnya sudah mengoperasikan dermaga tambahan yakni Pelabuhan PT Indah Kiat.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dermaga ini akan dioperasikan sebagai dermaga tambahan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di Pelabuhan Penyeberangan Merak.
“Kami akan siapkan 9 kapal untuk dioperasikan, yang akan melayani dari Dermaga Ciwandan ke Pelabuhan Bakauheni,” katanya dikutip, RADARBANTEN.CO.ID dari situs resmi Kementerian Perhubungan, Minggu (1/5).
Dermaga Ciwandan mulai dioperasikan pada Sabtu, 30 April 2022. Dengan pengoperasian mulai penyiapan, kedatangan kapal dan sampai masuknya kendaraan pemudik yang dialihkan ke Dermaga Ciwandan dipimpin langsung oleh petugas Kemenhub.
“Selain Ciwandan, sejak kemarin sudah dioperasikan dermaga tambahan lainnya di Pelabuhan Indah Kiat,” kata Menhub.
Lebih lanjut Menhub mengungkapkan, di Pelabuhan Indah Kiat telah disiapkan dua kapal yaitu kapal KM Mutiara Ferryndo 7 dan KM Mutiara Berkah I.
Kedua pelabuhan tambahan dioperasikan karena animo masyarakat sangat tinggi yang mengakibatkan terjadinya kemacetan panjang di arteri dan jalan tol menuju Pelabuhan Penyeberangan Merak.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat di Pelabuhan Merak. Kami terus berupaya ini bisa diatasi,” katanya.
Perlu diketahui, berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry, jumlah lonjakan penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Merak pada tahun ini lebih tinggi sekitar 40 persen dibandingkan dengan mudik tahun 2019 sebelum pandemi.
Tercatat, Jumat 29 April 2022 sebanyak 32 ribu kendaraan dalam sehari berangkat melalui Pelabuhan Penyeberangan Merak. Jumlah ini lebih besar ketimbang puncak mudik tahun 2019 yang mencapai sekitar 20 ribu kendaraan. (*)
Reporter : Purnama Irawan
Editor : H. Agung SP











