BANDUNG, RADARBANTEN.CO.ID – Observatorium Bosscha ITB menyatakan bahwa pada tahun 2023 bumi mengalami kegelapan sesaat karena akan terjadi gerhana matahari total. Gerhana matahari total diprediksi akan terjadi pada 20 April 2023.
Adapun Gerhana matahari sendiri adalah fenomena yang terjadi ketika posisi bulan segaris dengan bumi dan matahari sehingga mengaburkan pandangan bumi terhadap matahari secara total maupun sebagian.
Bayangan bulan akan jatuh pada posisi di bumi sesuai lintasannya, menyebabkan kegelapan sesaat.
Staf Divisi Pendidikan dan Penjangkauan Publik Observatorium Bosscha ITB Yatny Yulianty mengatakan, proses gerhana matahari berlangsung bertahap seiring dengan pergerakan bulan menutupi matahari sedikit demi sedikit.
“Sinar matahari terakhir akan terlihat melewati lembah-lembah di bulan hingga akhirnya tertutup sempurna pada fase total. Menyisakan pancaran bagian korona matahari yang menjulur dari tepi bulan setelah itu, bulan akan bergeser hingga matahari tampak utuh kembali,” katanya yang dikutip RADARBANTEN.CO.ID, dari situs resmi ITB, Kamis (5/5).
Lebih lanjut Yatny menjelaskan, pada fase total, ada beberapa hal menarik yang dapat diamati karena intensitas cahaya matahari berkurang. Di mana keadaan akan tampak gelap seperti malam dengan bulan purnama, dan langit di daerah cakrawala seperti pada sore hari.
“Atmosfer bumi akan mendingin, suhu akan turun, kelembapan naik, dan kecepatan angin berubah. Suasana juga akan cenderung sunyi karena hewan seperti burung, ayam, dan ternak bersiap untuk tidur, dan hewan malam berperilaku lebih waspada, meskipun hari masih siang,” katanya.











