Selain itu juga, hewan peliharannya rutin dilakukan pengecekan kesehatan oleh dokter hewan dari Dinas Pertanian.
“Dari dinas itu rutin melakukan pengecekan. Untuk mencegah adanya penularan penyakit sapi baru ke hewan ternak yang lama,” katanya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang Budi S Januardi menuturkan, pasca PMK merebak di luar daerah pihaknya langsung melakukan observasi lapangan.
“Itu semua sebagai langkah kita meningkatkan kewaspadaan untuk supaya harapan kita mudah-mudahan supaya tidak tesebarnya PMK masuk ke Kabupaten Pandeglang. Apalagi menjelang Idul Adha mudah-mudahan hewan-hewan dikurbankan pada sehat semua,” katanya.
Adapun hasil observasi ke sejumlah peternakan sementara ini hasilnya hewan di Kabupaten Pandeglang dalam kondisi sehat. Belum diketemukan hewan terjangkit PMK.
“Semoga saja jangan sampai ada karena akan membuat peternak alami kerugian. Oleh karena itu akan terus dilakukan pengawasan dan observasi, termasuk nanti menjelang idul adha akan dilakukan pengecekan ke lapak-lapak para penjual,” katanya.
Budi menjelaskan, sebagai upaya pencegahan merebaknya PMK maka setiap hewan ternak ke Pandeglang terlebih dahulu harus menjalani karantina. Serta dipastikan hewan yang masuk bukan berasal dari daerah yang terjangkit wabah PMK.
“Harus kita pastikan hewan masuk ke Pandeglang ini berasal dari daerah yang bebas dari PMK, untuk daerah belum terkena wabah. Itu juga ada SOP nya hewan yang masuk ke wilayah kita di karantina di Cibitung selama 14 hari dan kalau sudah dinyatakan sehat baru masuk ke wilayah kita,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Ahmad Lutfi











