“Setelah hasilnya ada dilanjutkan pemeriksaaan fisik, dan input data ke dalam Siskohatkes. Dilanjutkan dengan penyuntikan vaksinasi meningitis bagi jemaah yang belum dan mengulang untuk jemaah haji tahun 2020,” katanya.
Kemudian dilakukan pemberian vaksin booster bagi yang belum menunggu dengan interval 14 hari setelah atau vaksinasi yang lainnya.
“Bagi jemaah haji diwajibkan sudah divaksinasi lengkap yaitu dosis 1 dan 2. Diimbau kepada jemaah haji diharapkan harus ber PHBS, Prokes dan melengkapi vaksinasi Covid-19,” katanya.
Jemaah haji juga wajib mendapatkan vaksinasi covid dosis 1 dan 2. Serta 3 x 24 jam sebelum keberangkatan akan dilakukan pemeriksaan PCR.
“Hasil pemeriksan PCR bagi yang positif akan ditunda keberangkatannya. Semoga saja semuanya dalam kondisi sehat sehingga dapat berangkat ke Tanah Suci,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Aas Arbi











