“Alhamdulillah pelaksanaan Perwimawil ini dapat berjalan dengan lancar, terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah mendukung dan menyukseskan acara ini. Semoga para peserta yang mengikuti kegiatan ini memiliki sikap yang berpikir moderat, toleransi, tasamuh, tawazun dan harokah,” timpal Sekertaris PW LP Ma’arif NU Banten Didin Abdulatif.
Menanggapi adanya peserta non muslim dalam Perwimawil, Analis Kebijakan pada Kanwil Kemenag Banten Asep Sunandar mengatakan, hal tersebut merupakan hal yang positif dan juga bagian dari moderasi beragama.
“Moderasi beragama ini sendiri merupakan salah satu program dari Kementerian Agama. Alhamdulillah LP Ma’arif Banten sudah dapat mempraktikannya dengan harapan hal serupa dapat diterapkan oleh seluruh pihak lainnya,” kata Asep.
Salah satu peserta Perwimawil non muslim, Imanuel, mengungkapkan, dirinya merasa nyaman saat mengikuti rangkaian acara Perwimawil. Bahkan berniat untuk mempelajari berbagai hal tentang agama Islam dan ke-NU-an.
“Bahagia, saya merasakan toleransi di sini. Tidak ada diskriminasi sama sekali, mungkin ke depan saya juga akan mulai belajar tentang Islam,” tandas Imanuel dengan sembari meneteskan air mata.
Reporter: Yusuf Permana
Editor : Aas Arbi.











