RADARBANTEN.CO.ID-Banyak cara yang dilakukan orang dalam menyalurkan hobinya. Tak ingin sendirian menjalani hobinya, biasanya seseorang akan mengajak rekannya dan membentuk sebuah klub.
Hal ini jugalah yang menginspirasi puluhan pegawai di Pemerintahan Kota Tangerang Selatan membentuk Ambtenaar Scooter Club. Sebuah wadah pecinta Vespa.
Club ini sendiri bahkan sudah terbentuk sejak tahun 2017 lalu, dan telah memiliki 40 anggota yang seluruhnya merupakan pegawai di lingkungan Pemkot Tangsel.
Menurut salah satu pendiri Ambtenaar Scooter Club, Wahyudi Leksono, ide terciptanya club Vespa ini karena banyak dari pegawai yang memiliki vespa, baik Vespa klasik maupun Vespa keluaran terbaru.
Mereka juga tak jarang berangkat kerja mengendarai vespa. “Ketika pulang pada naik vespa. Nah, vespa ini semangatnya dari dulu solidaritasnya kuat, begitu ada orang naik vespa, ngumpul lah di situ, lalu jalan-jalan bareng,” ujar Sekretaris DPRD Kota Tangsel ini, Senin (18/7/2022).
Menurut Wahyudi, penamaan Ambtenaar Scooter Club merupakan adopsi dari bahasa Belanda, di mana kata Ambtenaar memiliki arti perangkat daerah atau abdi negara. “Karena kita semua yang ngumpul disini kan abdi negara, pelayan masyarakat. Jadi nama ini sangat filosofis sekali bagi kita,” jelasnya.
Wahyudi melanjutkan, belum lama ini, Ambtenaar Scooter Club melakukan touring ke Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat. Sebanyak 20 anggota meramaikan touring ini. “Kita berangkat di hari weekend, menginap, lalu pulang,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan touring menjadi salah satu yang paling ditunggu-tunggu para anggota. Sebab dikegiatan ini seluruh anggota berkumpul dan saling berbincang sambil melihat-lihat pemandangan alam, menenangkan pikiran.
“Saat lagi nyantai, kita saling sharing memecahkan masalah tugas di Pemkot Tangsel. Isu-isu apa yang kita dalami dan antisipasi. Jadi sangat positif kumpul-kumpul di sini,” jelasnya.
Menurut Wahyudi, kunci dari terciptanya lingkungan kerja yang baik adalah terjalinnnya komunikasi di antara pegawai, terlebih pegawai Penkot Tangsel, yang orientasinya selain bekerja secara baik juga bertanggung jawab melayani masyarakat.

“Rohnya perangkat daerah itu adalah hubungan kasih di antara personal. Nah kalau itu kurang, dalam bekerja pasti kurang dukungan. Misalnya, kalau kita minta data di Disdukcapil, nah karena ada hubungan yang baik antara pegawai akan lebih mudah,” jelasnya.
Sementara itu anggota lainnya Suprijar mengungkapkan, banyak hal positif yang ia dapat selama bergabung di Ambtenaar Scooter Club. Yang utama adalah dapat menjalin silaturahmi antar pegawai.
“Sebagai tempat refreshing juga. Dan tentunya kita makin lebih dekat,” jelasnya.
Suprijar mengatakan, Ambtenaar Scooter Club tak membedakan para anggotanya. Terbukti di klub ini, baik pegawai berstatus ASN maupun honorer dapat berkumpul bersama tanpa memandang perbedaan.
“Yang penting punya Vespa dan bekerja di Pemkot Tangsel, boleh bergabung. Kita juga terus menerima anggota,” tandas Kasubkor OTDA Bagian Pemerintahan Pemkot Tangsel ini.
Reporter: Syaiful Adha.












