Menurut Munir, sekolah telah berkomitmen untuk mengantarkan anak-anal menjadi sosok yang berprestasi. Salah satunya dengan membentuk koordinator guru yang memberikan pendampingan khusus kepada murid.
Akhirnya jadi kebanggaan kita yang bisa mengantarkan anak-anak menjadi anak-anak yang berprestasi dan yang lebih penting lagi ilmunya bermanfaat untuk agama.
“Saya tidak mau kalau ikut lomba hanya untuk menggugurkan kewajiban saja, tapi harus dikawal. Langkahnya adalah mengadakan pembelajaran secara khusus anak-anak yang memang akan ikut lomba di bidang tersebut,” kata Munir.
Saat ini MAN 2 Cilegon pun sedang fokus membina siswa untuk mengikuti lomba Kompetisi Sains Nasional (KSN) atau Olimpiade Sains Nasional (OSN).
“Jadi kita juga sekarang lagi fokus sekitar satu bulan mengawal anak-anak itu. Jadi tiga siswa dihadapkan satu guru sesuai dengan bidangnya. Ada bidang matematika, fisika, ekonomi dan sebagainya,” tuturnya.
Seiring dengan munculnya prestasi yang membanggakan, banyak lulusan MAN 2 Cilegon yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri baik itu masuk melalui SNMPTN, kemudian SBMPTN, SPAN PTKIN, dan juga melalui ujian Mandiri.
“Termasuk anak-anak kita yang masuk ke ITB, kemudian ke UGM, ke Universitas Sebelas Maret juga ada, dan ada Miranda yang mendapatkan beasiswa ke Italia,” ujarnya.
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Ahmad Lutfi











