Ketua Tim Fasikitasi CSR Kota Tangsel Lista Hurustiati mengatakan, sejauh ini pihaknya telah membangun 30 septic tank di Kota Tangsel.
Inisiatif membangun septic tank warga menurutnya, karena sejauh ini Dinas kesehatan dan Dinas Perumahan dan Penukiman diketahui belum menganggarkan pembuatan septik-tank bagi warga. “Sehingga kami berinisiatif membangun septic tank bagi warga,” ujarnya.
Terdapat empat Kecamatan yang sanitasi benar-benar buruk di antaranya Kecamatan Setu, Kecamatan Serpong, Kecamatan Pondok Aren dan Kecamatan Lengkong Wetan. “Memang di tempat ini masih ratusan warganya belum memiliki septik-tank. Mereka masih gunakan wc gantung,” jelasnya.
Menurut Lista, dalan pembuatan septic tank diperlukan Rp 3 juta sampai Rp 4 juta dan biayanya sepenuhnya menggunakan uang perusahaan yang disalurkan langsung pihaknya.
Sementara Kasi Kesehatan Lingkungan (Kesling) Dinkes Kota Tangsel Ichsan mengungkapkan, Dinkes tidak berwenang untuk menganggarkan pembangunan septic tank, karena hal itu merupakan ranah dari dinas terkait.
“Kalau kita memang tidak ada anggaran untuk pembangunan septic tank, untuk pembangunan ada di dinas lain,” ujarnya. Terkait program apa saja yang sudah dilakukan Dinkes menangani sanitasi di Kota Tangsel, Ichsan mengaku akan menyampaikannya setelah mendapat izin Kadis Kesehatan. “Nanti silakan bertemu dengan pimpinan ya pak” singkatnya.(*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi











