“Saya mulai menjadi praktisi brand-brand owner beberapa selebgram, kemaren juga saya dipercaya menjadi brand owner charly akustik, ya saya mulai di kenal dari situ,” terangnya.
Berkat kerja kerasnya, saat ini ia sudah mempunyai omzet Rp300 juta perbulan, dan ia memantapkan diri untuk membuka kelas bisnis online dengan ratusan murid di beberapa daerah di Indonesia.
Ia memandang semua itu bukan hanya sekadar tentang mendapatkan keuntungan atau cuan belaka, tetapi juga untuk kebermanfaatan banyak orang.
“Saya percaya, ketika kita membuka rezeki untuk orang lain, maka rezeki Allah itu akan dekat dengan kita. Saya punya program tour akademi Indonesia, sudah ke Lombok, Batam, Jogja, Siduarjo, Bantul, kemudian ini di Cilegon udah dua kali, kita lakukan pelatihan sambil praktik dan mempunyai toko online masing-masing,” ujarnya.
“Digital marketing itu jejaringnya sangat luas, kita tinggal di rumah udah bisa berjualan seluruh Indonesia, apalagi di zaman seperti ini semua orang dari berbagai kalangan tidak jauh dari aktivitas gadget,” imbuhnya.
Sebagai pemuda asli Cilegon Rian menitipkan pesan kepada generasi muda untuk terus mengupgrade diri dengan mengasah kompetensi dan kreativitas sesuai dengan perkembangan zaman.
“Kenapa saya harus tour keliling Indonesia, ya saya ingin memperkenalkan dan mengajak seluruh anak-anak muda untuk melek teknologi dan memandang lebih luas manfaat dari media sosial,” pungkasnya.
Terkhusus Pemerintah Kota Cilegon ia berharap dengan adanya pembelajaran digital marketing ini dapat mendorong Cilegon menjadi Smart City sesuai dengan impian Pemerintah Cilegon. (*)
Reporter : Raju
Editor: Ahmad Lutfi











