Festival desa wisata Cikolelet, lanjut Ojat, sudah menggelar lima kegiatan yakni pembukaan, lomba tradisi seperti lomba bendrong lesung, enggrang, hari budaya dan tradisi ngagurah dano.
Selanjutnya, bakal ada kegiatan yang tak kalah seru lainnya seperti trail adventure yang diikuti sebanyak 500 peserta yang sudah daftar dan ditargetkan ada 750 peserta pada tanggal 27, juga ada parade band lokal. “Ada gelaran ekonomi kreatif juga yang diikuti 10 desa wisata di Kabupaten Serang,” katanya.
Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang Winarni mengatakan, Festival Desa Wisata Cikolelet merupakan pelestarian seni budaya dan promosi wisata di Kabupaten Serang. “Ini bisa memotivasi desa lainnya agar terus berinovasi dan menjadi desa wisata,” tambahnya.
Ia mengatakan, saat ini ada 22 desa wisata rintisan yang sudah mendapat surat keputusan (SK) dari Bupati Serang. Ia menilai, banyak desa-desa di Kabupaten Serang yang sangat layak menjadi desa wisata karena punya potensi seperti gunung, laut, dan pemandangan alam lainnya.
“Bahkan ada banyak produk UMKM yang potensial, itu bisa dikembangkan, harapannya inovasi itu terus dikembangkan agar meningkatkan IDM, serta akan muncul desa-desa wisata mandiri lainnya,” pungkasnya. (drp/jek)











