Perwatusi: Lawan Osteoporosis
SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Osteoporosis menyerang satu dari tiga wanita dan satu dari lima pria di atas usia 50 di seluruh dunia. Prevalensi osteoporosis di Indonesia sudah mencapai 19,7 persen atau sekitar 3,6 juta orang.
Ketua Umum Persatuan Warga Tulang Seluruh Indonesia (Perwatusi) Anita A Hutagalung mengatakan, pihaknya menggagas pencanangan Gerakan Banten Melawan Osteoporosis dengan menggandeng Pemprov Banten. Pencanangan itu dilaksanakan di lapangan Setda Provinsi Banten, KP3B, Jumat, 26 Agustus 2022.
Anita mengungkapkan osteoporosis itu merupakan penyakit yang tidak dirasakan tapi dampaknya bisa fatal kalau tidak diperhatikan. “Makanya kita perlu gaungkan lawan osteoporosis. Bukan hanya bagi orangtua, tapi sejak dini,” tegas Anita.
Kata dia, osteoporosis tidak hanya dialami oleh lanjut usia, tapi harus dicegah sejak awal. Ibu hamil harus memperhatikan asupan kalsium. “Begitu juga dengan anak-anak,” tegasnya.

Ia mengatakan, Perwatusi memiliki kepengurusan di 48 kabupaten/kota dan 14 provinsi. Namun, hanya ada enam provinsi yang melaksanakan pencanangan Gerakan Melawan Osteoporosis. Salah satunya adalah Banten.
Sementara itu, Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, kegiatan pencanangan Gerakan Melawan Osteoporosis ini sebagai upaya menjaga kesehatan individu-individu. Dalam pendekatan kesehatan, ada tiga hal yang dapat dilakukan.
“Yakni kuratif atau diobati kalau dia sedang mengalami satu keadaan yang disebut sakit. Lalu kemudian ada tahapan preventif pencegahan, lalu juga ada promotif,” ujarnya.
Al mengatakan, kegiatan yang dilakukan bersama Perwatusi itu merupakan gabungan dari agenda preventif dan promotif.
“Jadi kita melakukan pencegahan dengan gerakan senam. Terbukti dari berbagai riset bahwa senam itu menguatkan tulang,” terangnya. Namun selain melakukan senam, perlu juga asupan nutrisi untuk tetap menjaga agar tulang sehat dan kuat. (Rostinah)











