RADARBANTEN.CO.ID – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Kramatwatu jalin kerja sama dengan Wilmar Padi Indonesia.
Hal ini guna meningkatkan produktivitas hasil panen sehingga menambah pendapatan petani.
Hal itu terungkap pada acara panen raya padi dan gelar produk di demplot lahan PT Wilmar, Jalan Raya Tonjong-Terate, Desa Pamengkang, Kecamatan Kramatwatu, Rabu (31/8).
Turut hadir Direktur Unit Bisnis Wilmar Saronto, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serang Zaldi Dhuana, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Serang Suhardjo dan Camat Kramatwatu Wawan Setiawan.
Direktur Unit Bisnis Wilmar Saronto mengatakan, bentuk kerja sama ini ialah petani diberikan bibit, pupuk hasil kerja sama dengan Syngenta, pestisida yang pembayarannya nanti ketika masa panen tanpa ada bunga.
“Hasil panen gabahnya pun, akan dibeli oleh Wilmar dengan harga yang bagus bagi petani,” kata Saronto kepada wartawan.
Saat ini, baru ada 17 hektare lahan petani yang bekerja sama dengan Wilmar Padi Indonesia, hasil panen padi mencapai 6 ton atau 15 persen. Ia menargetkan musim tanam berikutnya bertambah menjadi 500 hektare, kemudian di tahun depan bisa 2.000 hektare.
“Namun kami melakukan seleksi terhadap petani yang akan bekerja sama, salah satu indikator tentu petani yang jujur, tidak akan berkhianat dengan menjual gabah ke yang lain,” katanya.
Ada tiga jenis beras kualitas premium yang diproduksi dari hasil kerja sama ini, yakni Ciherang, Inpari 32, dan Mikongga.
Reporter: Daru
Editor: Mastur











