“Selain memaksimalkan anggaran yang ada. Tentu ke depan Pramuka harus banyak membuka kerjasama dengan pihak-pihak lain,” tambah Epi.
Ke depan kata dia, selain mengaktifkkan kegiatan rutin, pihaknya akan membenahi penomoran gugus depan hingga mencari kesekretariatan Kwarran.
“Nomernya Gudepnya ada yang loncat-loncat harusnya berurutan. Salah satu dasarnya nomor urutan Gudep berdasarkan pendirian sekolah,” kata pria yang kini menjabat sebagai Pelaksana Sub Keuangan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang.
Sementara itu, Ketua Kwarran Cipocokjaya 2019-2022 Fauna Sukma Prayoga mengaku dengan ditetapkannya hasil Musyawarah Ranting yang dihadiri sekitar 37 Gudep dari 50 Gudep di Kecamatan Cipocokjaya bisa lebih baik dari sebelumnya.
“Kami berharap ke depan kegiatan Pramuka bisa aktif kembali. Sehingga pelatihan pada anggota bisa berjalan,” katanya. (*)
Reporter : Fauzan Dardiri
Editor : Abdul Rozak










