PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sanggar teater Sakala Cadasari Pandeglang menggelar seminar Budaya dan Pentas Teater Rakyat Banten di pendopo. Kegiatan itu dilakukan sebagai upaya melestarikan kearifan lokal.
Ketua Sanggar Teater Sakala Aghnia Chaerunnisa mengatakan, ada berbagai cara untuk melestarikan kearifan lokal di daerah di bidang kesenian, makanan khas daerah maupun bahasa daerah.
“Kami ingin masyarakat lebih mengenal kearifan lokal khas Pandeglang, salah satunya adalah kue jojorong,” katanya, kemarin.
Dia mengatakan, melalui seminar budaya ini para generasi muda mulai mengetahui apa saja yang menjadi warisan budaya Pandeglang mulai dari kesenian, bahasa daerah sampai makanan khas Pandeglang.
“Jangan sampai generasi muda ini malah tidak tahu mengenai Pandeglang. Makanya, kita terus berupaya agar kearifan lokal di Pandeglang tetap terjaga,” katanya.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang Taufik Hidayat mengatakan, kegiatan seminar merupakan salah satu upaya untuk melestarikan budaya Pandeglang.
“Karena budaya di Kabupaten Pandeglang cukup banyak yang harus dilestarikan, akan tetapi nyaris terlupakan karena tergerus oleh budaya luar, oleh sebab itu harus kita tingkatkan kembali kelestarianya,” katanya.
Kata Taufik, setiap daerah masing-masing memiliki budaya tersendiri baik itu kesenian, makanan, maupun bahasa daerah, “Khusus untuk bahasa daerah nanti akan kita diskusikan bersama Bupati Pandeglang yakni bagaimana caranya agar bahasa sunda Pandeglang tetap lestari,” katanya.(*)
Reporter : Adib
Editor: Agung S Pambudi











