LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Iti Octavia Jayabaya me-launching Electronic Medical Record (EMR) atau Rekam Medis Elektronik (RME) di aula lantai II Anyelir, RSUD Adjidarmo, Selasa (11/10).
EMR ini merupakan inovasi dan upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat paperless dan menjaga kerahasiaan keakuratan data pasien.
Dalam acara tersebut hadir Sekda Lebak Budi Santoso, Direktur RSUD Adjidarmo Anik Sakinah, Asda III Setda Lebak Feby Hardian, Kepala BKAD Halson Nainggolan dan Kepala Dinkes Lebak Triatno Supiyono.
Bupati Iti Octavia Jayabaya mengatakan, dengan data rekam medis yang sebelumnya tercatat secara manual, bisa disalin kedalam e-rekam medis ini, diharapkan RSUD Adjidarmo bisa menuju paperless atau meminimalisir pengguna kertas.
“Saya apresiasi manajemen RSUD Adjidarmo yang terus berinovasi. Inovasi suatu kewajiban sesuai tuntuan zaman. Karenanya, dokter, perawat, dan pegawai RSUD Adjidarmo harus mengikuti perkembangan teknologi, guna memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat,” kata Bupati Iti Octavia Jayabaya.
Mantan anggota DPR ini mengaku akan mengawal setiap inovasi yang dilakukan oleh RSUD asalkan untuk memberikan layanan lebih optimal kepada masyarakat.
“Tentunya, manajemen RSUD Adjidarmo harus agar selalau kompak dan bekerjasama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, karena RSUD Adjidarmo merupakan pusat rujukan layanan kesehatan masyarakat. Teruslah berbenah dan terus perbaiki rumah sakit supaya pelayanan kesehatan di rumah sakit semakin bagus,” ujarnya.
Direktur RSUD Adjidarmo Anik Sakinah mengatakan, dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan bagi masyarakat pihaknya terus melakukan inovasi, dengan pengelolaan sistem manajemen informasi RSUD Adjidarmo secara bertahap. Di mana beralih dikonversikan dengan penyediaan sarana informasi medis, yang diakses langsung oleh Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) berupa tablet.
“Alhamdulilah kita masih mampu bertahan dan tetap berkarya untuk dapat terus memberikan layanan kepada masyarakat, dengan memunculkan inovasi-inovasi baru yang menjawab tantangan kedepan, bahwa kita ke depan harus punya telemedicine. Dengan RME data pasien tidak berupa lagi kertas diprint yang disimpan pake map. Tapi, terinput di sistem komputer. Tentu lebih aman dan terjaga kerahasiannya,” katanya.
Reporter: Nce Nurabidin
Editor: Aas Arbi











