CIKEUSAL, RADARBANTEN.CO.ID — Warga RT/RW: 018/04 Kampung Pasir Gadung, Desa Gandayasa, Kecamatan Cikeusal baru kali pertama mengikuti Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2022 ini.
Itupun baru melakukan persiapan pembenahan kampungnya dalam tiga hari terakhir ini. Mulai dari membuat pagar, melakukan pengecatan pagar dan menata tanaman cabe merah dalam polibag.
“Jadi warga baru melakukan pembenahan ikut LKBA dalam tiga hari ini, Pak,” kata Sajam, warga setempat yang menyambut Tim 5 Juri LKBA 2022.
Tim 5 Juri LKBA 2022 adalah Imadul Majdi (Kabid PM DPMD Kabupaten Serang), Ali Sudarsono (Polda Banten) dan M Widodo (Radar Banten).
Sambil melakukan peninjauan ke wilayah RT 18, sesekali juri mendapat masukan apa saja yang sudah dan akan dilakukan oleh warga. “Tanah lapang ini sebenernya mau kita buat taman selfie, tapi gak sempat. Waktunya keburu penilaian,” kata Sajam sambil menunjuk tanah lapang yang berada di ketinggian.
Tiga tim juri juga terus memberikan masukan kepada warga yang menyertai tim juri keliling lingkungan tentang kriteria-kriteria yang dinilai dalam LKBA.
Pengamatan Tim 5 Juri LKBA, RW 02 Kampung Pasir Gadung terdiri dari 4 RT. Namun yang diikutsertakan dalam LKBA 2022 hanya 1 RT, yakni RT 18.
Itupun kondisinya belum dipoles maksimal. Belum ada bunga-bunga, belum ada inovasi, belum ada pengelolaan lingkungan secara maksimal.
Hanya saja warga sangat berterima kasih, kampungnya telah dikunjungi tim juri dan berjanji tahun depan akan melakukan persiapan maksimal.
Kabid Pemberdayaan Masyarakat DPMD Kabupaten Serang Imadul Majdi memberikan masukan terkait dana desa yang bisa dianggarkan untuk mendukung LKBA.
“Sebagai contoh untuk perbaikan jalan, saluran air, pengecatan kan bisa dialokasikan dari dana desa. Program itu bisa diarahkan untuk kampung yang ikut LKBA,” saran Idi, panggilan akrab Imadul Majdi.
Widodo, juri dari Radar Banten, mengatakan bahwa LKBA itu merupakan program Pemkab Serang yang bertujuan memberdayaan warga untuk membangun kampungnya masing-masing.
Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan yang indah, bersih, rapi dan aman. “Kalo kampung bapak-bapak, ibu-ibu itu bersih, indah, rapi dan aman. Yang menikmati pertama kali adalah warga di sini,” kata Widodo.
Jika, lingkungan indah dan bersih, anak-anak dapat bermain dengan riang gembira. “Anak-anak akan tumbuh sehat, yang akhirnya tidak ada stunting,” pungkas Widodo.
Sementara Kepala Desa Gandayasa, Suji memberikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Tim 5 Juri LKBA yang sudah mau datang ke desanya.
Editor: M Widodo











