RADARBANTEN.CO.ID – Sekolah Fellycia yang berlokasi di Villa Regency, Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang meminta Pemerintah Kota Tangerang untuk turun tangan menengahi persoalan penutupan akses jalan masuk sekolah tersebut.
Kuasa hukum Sekolah Fellycia, Largus Chen, SH berharap Walikota Tangerang Arief R Wismansyah menurunkan aparaturnya untuk mengawasi penutupan akses jalan yang dilakukan sepihak ini.
“Penutupan akses jalan ini dilakukan sepihak dan dengan cara-cara yang tidak baik. Kami berharap Walikota Tangerang membantu kami dalam menyelesaikan persoalan ini,” ujar Chen, Senin 7 November 2022.
Chen mengatakan, persoalan penutupan jalan ini menyangkut kelangsungan pendidikan ratusan siswa yang bersekolah di sekolah ini. Dengan penutupan akses jalan ini, maka menyulitkan siswa bersekolah.
Lebih jauh ia mengatakan bahwa seharusnya seluruh pihak mendukung kelangsungan pendidikan di Kota Tangerang.
Bahkan di dalam UUD 1945, UU Pendidikan dan berbagai aturan lainnya dengan tegas mendukung keberlangsungan pendidikan di Indonesia, karena bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Lalu di Kota Tangerang ada sekolah yang diancam akses jalannya ditutup. Bagaimana kita mau mendukung pendidikan demi mencerdaskan kehidupan bangsa, jika aktivitas kami saja diganggu,” ujarnya.
Sementara itu Camat Periuk Nanang Kosim ketika dikonfirmasi belum mendapat informasi terkait persoalan penutupan jalan Sekolah Fellycia. “Saya belum tau, coba tanya ke Sekolah Fellycia dan yang mau menutup jalannya,” singkat Nanang.
Nanang juga menambahkan bahwa pihaknya belum menerima aduan dan permintaan mediasi terkait persoalan tersebut. “Belum pernah,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, akses masuk Sekolah Fellycia yang berlokasi di Villa Regency, Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, terancam ditutup oleh pihak yang mengklaim jalan tersebut.
Seorang bernama Jeferey Gunawan Prasetyo mengklaim memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) atas jalan tersebut dan memaksa pihak sekolah untuk tidak lagi menggunakan akses jalan tersebut.
Pihak sekolah keberatan dengan penutupan jalan ini, pasalnya akses jalan tersebut diketahui merupakan Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum (Fasos-Fasum) perumahan. (*)
Reporter: Syaiful Adha.
Editor: Agung S Pambudi











