Helmi mengatakan, kegiatan ini adalah dalam upaya kembali membudayakan gerakan membaca bagi para pelajar dan mahasiswa, sehingga mereka tetap mengenal adanya koran yang ada di Provinsi Banten.
“Karena selama ini, kan koran di Provinsi Banten perlu diberitahu kepada pelajar dan mahasiswa, bahwa masih ada loh, media cetak yang ada di Provinsi Banten berdiri. Nah, ini mereka harus tahu dan sekaligus juga kita dalam rangka meningkatkan budaya membaca,” jelasnya.
Sementara itu Ketua Dewan Pembina Komunitas Masyarakat Gemar Membaca (Magma), Airin Rachmi Diany mengatakan, bahwa media cetak seperti koran dan majalah saat ini masih sangat relevan untuk diikuti.
Menurutnya, ada lima keunggulan dari media cetak yang menurutnya masih belum tergantikan oleh media online salah satunya, media cetak tidak bisa di copy paste isi beritanya maupun foto, mengakses berita tidak memerlukan kuota internet, tidak terganggu iklan pop-up, menyamankan mata dalam membaca, serta informasi lebih lengkap, berimbang dan valid.
“Karena masih ada kesempatan dari teman-teman wartawan media cetak mencari informasi lebih jauh sebelum ditayangkan, makanya beritanya lebih lengkap, berimbang dan valid,” ucapnya.











