LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Gempa bumi kembali terjadi. Kali ini gempa itu berpusat di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Sabtu 3 Desember 2022.
Berdasarkan rilis dari BMKG, gempa itu terjadi pada pukul 16:49:41 WIB dengan koordinat 7.51 LS,107.52 BT. Gempa itu berkedalaman 118 Kilometer di bawah permukaan laut. Gempa laut itu dirasakan oleh warga di Bogor, Jakarta, Tanggerang hingga Kabupaten Lebak.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak Febby Rizki Pratama mengatakan, gempa itu dirasakan oleh warga Lebak bagian Selatan dengan skala intensitas II MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
“Alhamdulillah Lebak selatan merasakan gempa dengan skala II MMI. Dan hingga kini kita belum menerima laporan adanya dampak kerusakan gempa Garut itu,” kata Febby kepada Radar Banten.
Febby mengatakan, gempa itu sendiri tidak lah berpotensi tsunami. Katanya, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya. Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas dalam lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser.
Menurutnya, gempa yang perlu diwaspadai sendiri adalah gempa darat dengan titik kedalaman dangkal seperti yang terjadi di Cianjur beberapa waktu yang lalu.
“Itu gempa laut, karena adanya pergeseran Indo-Australia. Berdasarkan rilis BMKG, gempa itu tidak lah berpotensi tsunami. Karena pusatnya jauh dari permukaaan, yakni berada di kedalaman 118 Kilometer,” ucapnya.
Walaupun begitu, Febby mengaku sudah menyiagakan personel khususnya para relawan BPBD di setiap Kecamatan di Kabupaten Lebak. Para relawan itu, nantinya akan bertugas untuk terus memantau kondisi masyarakat khususnya bila terjadi bencana alam.
“Relawan kita selalu standby untuk memantau setiap kondisi di masyarakat. Semoga saja hal yang kita tidak inginkan tidak terjadi,” ucapnya.
Febby pun mengimbau kepada warga Lebak untuk selalu mewaspadai akan potensi bencana alam yang selalu menghantaui wilayah Kabupaten Lebak. Ia meminta warga selalu tenang namun waspada juga selalu mengikuti arahan petugas dan relawan BPBD jika terjadi bencana alam.
“Dalam kondisi apapun kita harus terus waspada, namun tetap tenang. Dan jika terjadi sesuatu kita minta warga untuk tidak ragu melakukan evakuasi dini dan melaporkannya kepada kami,” pungkasnya.
Reporter: Yusuf Permana











