TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Ada 105 gereja berdiri di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Namun, hanya 16 gereja yang akan mendapat pengamanan ekstra.
Kapolres Kota Tangsel AKBP Sarly Sollu mengungkapkan, dari 105 gereja di Kota Tangsel, hanya 96 gereja yang aktif.
Namun, hanya ada 16 gereja yang akan diberikan pengamanan ekstra. “Yang diperketat itu sistem pengawasan, penjagaan dan keamanannya,” ujar Sarly di Mapolres Kota Tangsel, Kamis 22 Desember 2022.
Pengamanan ekstra itu terkait perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023. Selain mengerahkan 625 personel polisi, jumlah CCTV akan ditambah, dan memberlakuan sistem satu pintu, penggunaan metal detector serta memeriksa dengan teliti orang yang masuk keluar gereja dan tempat-tempat keramaian.
“Ini yang disebut diperketat pengamanannya,” jelasnya.
Pencegahan atau deteksi dini juga menjadi prioritas utama dalam sistem pengamanan Nataru.
Hal ini sesuai dengan arahan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. “Yang disampaikan pak Kapolri, bagaimana kita melakukan deteksi dini memperoleh informasi dari awal untuk mencegah adanya aksi-aksi terorisme,” jelasnya.
Dia mengaku telah bekerjasama dengan Detasemen Khsusus (Densus) 88 Polri memetakan daerah rawan terorisme.
“Densus 88 memberikan informasi kepada kita apa yang harus kita lakukan, bahwa ini masuk zona rawan atau tidak,” jelasnya.
Reporter: Syaiful Adha.
Editor : Merwanda











