CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Memperingati Hari Ibu ke-94 tingkat kota Cilegon, Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Cilegon memberi apresiasi ke sejumlah profesi perempuan berdaya Kota Cilegon.
Pemberian apresiasi dirangkaikan dengan berbagai kegiatan perlombaan yang bekerjasama dengan Perkumpulan Instruktur Senam Cilegon (PISC) Kota Cilegon di Ramayana Kota Cilegon, Kamis, 22 Desember 2022.
Profesi yang dapat apresiasi antara lain penggerak wanita lingkungan, wanita penggerak pemberantasan buta huruf Al Qur’an metode tilawati.
Lalu wanita penggiat dan pelaksana pemulasaran jenazah, Security wanita 16 tahun pengabdian di RSKM, Pamdal Wanita yang bertugas di Pemkot Cilegon.
Kemudian Grab wanita, wanita pengajar tata rias pengantin kulit dan kecantikan bagi masyarakat dari tahun 1990 sampai sekarang, tutor wanita KF (Keaksaraan Fungsional).
Lalu, instruktur senam wanita mengajar selama 32 tahun, petugas marbot masjid wanita, guru senior wanita dan instruktur senam PAUD, petugas kebersihan wanita.
Wakil Bendahara BPC HIPMI Kota Cilegon, Indah Rosalia mengatakan, pada peringatan hari ibu tahun ini, memberikan ruang berbeda yakni dengan pemberian apresiasi ke sejumlah profesi perempuan di Kota Cilegon.
“Sesuai dengan tema kita ‘Perempuan Berdaya Indonesia Maju Cilegon Pasti Bisa’. Jadi demi pemberdayaan wanita di Kota Cilegon kita berikan apresiasi, karena banyak sekali perempuan diluar sana yang begitu aktif dan memiliki peran yang sangat penting untuk keberlangsungan hidup mereka,” katanya.
Dalam sambutannya, Walikota Cilegon Helldy Agustian mengatakan, pemberian apresiasi berbagai profesi perempuan ini sangat luar biasa, karena peran perempuan ini sebagai pejuang perempuan di Kota Cilegon.
“Terima kasih ibu-ibu yang sudah melahirkan generasi Cilegon yang soleh dan soleha serta membanggakan kedua orangtua dan menjadi pemimpin-pemimpin di negeri ini, karena kami ingin orang-orang Cilegon bisa bersaing dan populis secara nasional,” ucapnya.
Sementara itu, salah satu penerima apresiasi sebagai penggerak wanita lingkungan, Endang Susilowati berharap, dengan diberikannya apresiasi menjadi percontohan khususnya bagi kaum perempuan agar tidak pernah manja, harus bisa mandiri dan harus punya potensi untuk berkarya sehingga bisa berdaya dan dapat memotivasi orang lain. (*)
Reporter: Raju
Editor: Ahmad Lutfi











