PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Bencana cuaca ekstrem di Kabupaten Pandeglang masih berlangsung.
Kali ini, rumah milik Sadot (56) warga Kampung Cibinua RT/RW 003/002, Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur roboh ditiup angin kencang, Rabu (28/12) dini hari.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, karena sebagian besar bangunan rumah dan peralatan rumah tangga hancur.
Sadot mengatakan, pada saat kejadian dirinya sedang beristirahat bersama keluarga. Namun, tiba-tiba terdengar angin kencang dan suara kayu patah. Dia dan keluarga segera keluar rumah dan mencari tempat untuk berlindung. “Langsung keluar, takut ketimpa bangunan rumah kalau didalem terus,” katanya, kemarin.
Sadot berharap bisa mendapatkan bantaun dari Pemerintah Daerah, terutama untuk kembali membangun rumah miliknya yang hancur akibat cuaca ekstrem. “Semoga aja ada yang bantu, karena kalau benerin sendiri mah dari mana duitnya. Buat makan sehari-hari udah pas-pasan,” katanya.
Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, Rian Sutansyah mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan dan sudah mengusulkan pemberian bantuan kepada korban. “Sudah kita sampaikan juga mengenai musibah itu. Semiga bisa segera direspons oleh instansi terkait,” katanya.(*)
Reporter : Adib
Editor: Aditya











