LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak mengkonfirmasi adanya bencana pergerakan tanah di Kampung Margamulya, Desa Cigoong Utara, Kecamatan Cikulur.
Berdasarkan data yang dihimpun, sedikitnya ada tiga rumah warga yang kini sudah ambruk karena bencana itu. Selain itu, ada belasan rumah warga lainnya yang terdampak.
“Benar ada bencana pergerakan tanah di Cikulur, sampai saat ini kita terima laporan ada tiga rumah yang telah ambruk atau roboh akibat pergerakan tanah itu,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizki Pratama kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin, 9 Januari 2023.
Febby mengungkapkan, pergerakan tanah sendiri sudah terjadi sejak tanggal 29 Desember 2022 lalu. Sampai saat ini, pergerakan tanah terus menjalar ke permukiman warga.
“Cuaca hujan juga turut menjadi faktor pendukung kenapa pergerakan tanah semakin parah, sebab air hujan masuk ke dalam sela-sela tanah yang mengakibatkan tanah bergerak,” ungkapnya.
Saat ini, pihaknya tengah melakukan varifikasi data kerusakan bencana pergerakan tanah itu,
“Sekarang tim lagi turun ke lapangan buat verifikasi data kerusakan akibat bencana itu,” pungkasnya. (*)
Reporter: Yusuf permana
Editor: Agus Priwandono











