“Beliau merupakan sosok nasionalis yang berjiwa kebangsaan dengan bersedia menjadi menteri di Kabinet Jokowi. Itu memperlihatkan kalau beliau sosok nasionalis yang bersedia mengabdikan diri untuk bangsa dan negara dengan masuk dalam koalisi,” katanya.
Sikap Prabowo terhadap rivalnya tidak menyimpan rasa dendam sedikitpun. Itu adalah proses dinamika demokrasi yang lumrah dan tentu sangat menghargai putusan konstitusi.
“Apapun itu, pahit manis tetap putusan itu diakui oleh Prabowo Subianto. Oleh karena itu, kami terus membangun komunikasi dan bersinergi memenangkan Partai Gerindra di Pandeglang,” katanya.
Tb Udi mengaku, pihaknya juga secara intens membangun komunikasi dengan semua kader dan konstituen untuk memenangkan Prabowo Subianto menjadi Presiden pada Pilpres 2024. Jadi di berbagai kesempatan terus disosialisasikan.
“Untuk menggalang dukungan dalam memenangkan Prabowo Subianto dan juga memenangkan Partai Gerindra,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Mastur











