LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Jembatan Cimadur yang menghubungkan antara Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah, dengan Desa Cimancak, Kecamatan Panggarangan kini sudah bisa dilalui oleh kendaraan.
Walaupun hanya jembatan sementara, namun jembatan yang menyebrangi sungai Cimadur ini bisa dilalui baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Warga pun menyambut dengan suka cita, karena jembatan itu sebelumnya rusak berat pasca diterjang banjir bandang pada bulan Oktober 2022 lalu. Warga di dua desa itu pun terpaksa harus menggunakan rakit untuk menyebrangi sungai.
“Iya sekarang mobil dan motor sudah bisa lewat jembatan, ga pakai rakit lagi jadinya kalau nyebrang tinggal lewat jembatan,” kata Kepala Desa Bayah Timur, Rafik Rahmat Taufik kepada Radar Banten, Rabu 25 Januari 2023.
Rafik mengatakan, gegara jembatan itu putus, aktivitas warga di dua Kecamatan itu menjadi terganggu, khususnya dari segi perekonomian. Sebab, warga harus menempuh jarak yang lebih jauh jika ingin membawa hasil bumi.
“Yang terasa dampaknya paling besar itu para pedagang sayur juga warung-warung. Soalnya mereka susah buat barang dagangannya jika harus nyebrang pakai rakit. Kalau bisa itu nempuh jarak memutar yang lebih jauh lagi, ongkosnya naik lagi,” ucapnya.
“Belum lagi anak-anak sekolah yang setiap harinya harus naik rakit kalau mau berangkat ke sekolah,” tambahnya.
Menurutnya, penggunaan rakit sebetulnya memiliki risiko keamanan, apalagi di musim penghujan. Maka dengan bisa dilewatinya jembatan Cimadur, ia berharap aktivitas warga bisa kembali normal. Khususnya dari segi perekonomiannya.
“Kita harap mobilitas warga dengan ini bisa kembali normal lagi seperti dulu, dan perekonomian warga yang sebelumnya terdampak bisa kembali pulih,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Abdul Rozak











