SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemkot Serang mengajak pelaku ekonomi kreatif bangkit pasca dicabutnya status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terkait Pandemi Covid-19 oleh Pemerintah pada Desember 2022.
Kebangkitan ekonomi kreatif dapat diisi dengan berbagai kegiatan yang dapat mendorong geliat ekonomi, seperti halnya yang dilakukan para pelaku ekonomi kreatif yang digagas Banten Creative Festival (BCF).
Demikian diungkapkan Asisten Daerah (Asda) I Kota Serang, Subagyo saat dihubungi Radar Banten, Minggu 29 Januari 2023.
Subagyo mengungkapkan, hal tersebut pada Press Conference BCF di Umakite Cafe Taktakan Kota Serang, Jumat 27 Januari 2023.
Subagyo mengatakan, pasca dicabutnya status PPKM terkait Pandemi Covid-19 kegiatan ekonomi kreatif mengalami peningkatan, jika dibandingkan dua tahun sebelumnya.
“Anak-anak muda Kota Serang sudah harus berkreasi dan berekspresi dengan bebas. Momentum ini, menjadi kebangkitan kita terkhusus dalam bidang ekonomi,” ujarnya.
“Kita sama-sama berharap perekonomian kita segera pulih dan meningkat, terlebih tiap pelaku ekonomi kreatif berkolaborasi bersama untuk bisa bangkit,” tambah Subagyo.
Kata Subagyo, kegiatan yang dilakukan BCF dalam beberapa bulan terakhir menjadi aktivitas yang sangat positif bagi para pemuda-pemudi Kota serang. Menurutnya, melalui kegiatan ini geliat ekonomi dan kreativitas anak-anak muda langsung terasa.
“Pemkot Serang berterimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan seperti BCF, khususnya para pelaku ekonomi kreatif Kota Serang,” katanya.
Tak hanya itu, Subagyo mengaku mendukung rencana kegiatan BCF untuk kembali menggelar event bertajuk “Banten Creative Fest on Ramadhan 2023” pada 13 hingga19 April 2023 di Alun-alun Barat Kota Serang.
Terpisah, Founder BCF, M. Irfan mengatakan kegiatan yang dilakukan pihaknya kegiatan ke empat kali dilaksanakan di Kota Serang. Kata dia, kegiatan tersebut melibatkan pelaku ekonomi kreatif, seperti fashion, musik, kuliner, desain grafis, fotografi, videografi, media, hingga content creator.
“Kamj berusaha menampung semua sektor yang berkaitan dengan ekonomi kreatif,” kata Irfan.
Kata dia, untu memperkuat gagasan kolaboratif yang lebih luas, pihaknya akan menyelenggarakan kegiatan di dua kota sekaligus. Yaitu, Kota Serang dan Tangerang.
“Selain akan tetap menampilkan seni budaya daerah seperti debus, silat hingga tarian khas daerah, kita juga melibatkan para ilustrator lokal untuk membuat logo acara agar lebih menarik,” katanya.
“Alhamdulillah, minggu kemarin kami telah selesai menempuh persyaratan administrasi yang harus kami penuhi sesuai peraturan demi terselenggaranya kegiatan ini,” katanya.
“Dari mulai perizinan tempat, keamanan, dan persyaratan administrasi lainnya. Kami optimis, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan ekosistem ekraf di Banten,” tambah Irfan.
Sementara itu, Ketua Fekraf Banten, Andi Suhud Trisnahadi mengatakan, dukungan dari pemerintah menjadi salah satu langkah yang positif dalam membangkitkan kembali ekonomi kreatif pasca Pandemi Covid-19.
“Penyelenggaraan Festival adalah moment penting dalam rangkaian proses industri kreatif. Festival menjadi benchmark penting sebuah kota, kemajuan industri kreatif bisa diukur dari sini,” katanya. (*)
Reporter : Fauzan Dardiri
Editor : Ahmad Lutfi











