Menurutnya, dalam penggunaan obat pihaknya terus memberikan edukasi, sosialisasi kepada masyarakat tentang bagaimana cara mendapatkan, menyimpan dan buang agar tidak ada penyalahgunaan terhadap obat tersebut.
“Karena obat itu bisa berbahaya kalau tidak digunakan secara bijak. Jadi intinya, kita harus cerdas dalam menggunakan obat jadi tidak boleh sembarangan,” jelasnya.
Dewi berharap, ke depan Apoteker Indonesia ini lebih dibranding lagi agar masyarakat lebih mengenal bahwa Apoteker merupakan tenaga kesehatan dalam bidang obat.
“Ke depan apoteker ini bisa bekerja lebih baik lagi kemudian bisa langsung terjun ke masyarakat memberikan edukasi, sosialisasi di bidang obat supaya menciptakan masyarakat sehat dan cerdas dalam menggunakan obat, ingat obat ingat apoteker,” pungkasnya
Diketahui, pada kegiatan tersebut turut hadir Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon Ratih Purnamasari serta seluruh organisasi profesi Kota Cilegon.
Reporter: Raju
Editor: Ahmad Lutfi











