“Padahal sebelumnya mau beli lima karton, tapi ternyata stok pembeliannya dibatasin karena stoknya terbatas,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu distributor minyak goreng di Cilegon, Budi, mengatakan bahwa kelangkaan migor subsidi itu disebabkan karena pasokan tidak ada sejak Januari 2023.
“Iyah Minyakita ini sudah kosong dari bulan Januari kemarin karena dari pabriknya belum kirim tetapi minyak lain nonsubsidi masih ada,” ungkapnya.
Di tempat terpisah, Kepala UPT Pasar Baru Kranggot Dani Rachmat membenarkan bahwa keberadaan Minyakita sejak awal Januari mengalami kelangkaan sehingga mengakibatkan kenaikan harga di pasaran. (*)
Reporter: Rajudin
Editor: Agus Priwandono











