• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Utama

MinyaKita Beredar di Agen, Harganya tembus Rp21 Ribu

Yusuf Permana by Yusuf Permana
Jumat, 27 Maret 2026 14:48
in Utama
0
MinyaKita

Ilustrasi MinyaKita yang dijual dipasar (Radar Banten)

0
SHARES
59
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Minyak goreng bersubsidi MinyaKita kembali menjadi sorotan, khususnya ditengah naiknya harga minyak dipasaran. MinyaKita ditemukan beredar di tingkat agen dengan harga menembus Rp21 ribu per liter di sejumlah wilayah Provinsi Banten.

Kondisi ini memicu pertanyaan atas tata kelola distribusi, mengingat skema penyaluran yang ditetapkan pemerintah melalui Bulog seharusnya menyalurkan langsung ke pengecer, bukan melalui agen yang berpotensi memicu lonjakan harga di tingkat konsumen.

Seperti di Kota Serang, berdasarkan penelusuran pada beberapa agen kebutuhan pokok, MinyaKita dijual dengan harga Rp20-Rp21ribu, padahal pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyak subsidi ini yakni Rp15,700.

Hal ini tentu membuat masyarakat resah. Terlebih, barang ini juga sulit untuk didapatkan dipasaran. “Katanya subsidi, kok harganya tetep mahal. Sama aja bohong ini,”keluh salah satu ibu rumah tangga di Kota Serang yang enggan disebutkan namanya,

Kamis 26 Maret 2026.
Keluhan masyarakat ini diamini oleh Pemerintah setempat. Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) M Nasir mengakui jika banyak pedagang yang menjual MinyaKita diatas HET. Hal ini diketahuinya setelah melakukan inpeksi mendadak (Sidak) kesejumlah pasar tradisional di Banten.

“Jadi ditemukan ada MinyaKita yang  diambil di luar Bulog. Itu dari agen harganya Rp18-Rp21 ribu,” kata M Nasir.

Seharusnya, kata Nasir, MinyaKita ini hanya boleh didistribusikan oleh Bulog langsung kepada para pengecer, bukan agen. Tentu dengan beberapa syarat salah satunya para pengecer harus mendaftar dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Dimana, Bulog menjual MinyaKita perpemasannya sebesar Rp14,500 dengan batas harga pengecer maksimal Rp15,700. “Pengecer tidak boleh jual diatas harga itu, karena marginnya memang sudah cukup besar,”ungkapnya.

Menurutnya, adanya oknum-oknum nakal yang menjual MinyaKita diatas HET itu telah membuat harga minyak melonjak. Padahal, tujuan MinyaKita adalah menstabilkan harga pasar dengan adanya subsidi dari pemerintah.

Tags: banten keyword : minyakitaDinas Ketapang Bantenharga minyakitahet pasarminyak gorengminyakita
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Atasi Masalah Sampah di Banten, Andra Soni Percepat Rencana Pembangunan Pengelolaan Sampah jadi Energi

Next Post

Macet Tiap Liburan, PHRI Minta Akses ke Wisata Pandeglang Dibenahi!

Next Post
wisata Pandeglang

Macet Tiap Liburan, PHRI Minta Akses ke Wisata Pandeglang Dibenahi!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Nelayan

BPBDPK Pandeglang Ungkap Kondisi GAK Saat Ini, Nelayan Sumur Tak Melaut

by Purnama Irawan
Sabtu, 5 September 2026 13:02
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang melaporkan kondisi Gunung Anak Krakatau saat ini...

Khawatir Gunung Anak Krakatau Erupsi, Orang Tua Tak Izinkan Anak Masuk Sekolah

Khawatir Gunung Anak Krakatau Erupsi, Orang Tua Tak Izinkan Anak Masuk Sekolah

by Purnama Irawan
Sabtu, 5 September 2026 11:31
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID — Kekhawatiran terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) membuat sejumlah orang tua siswa SDN Teluk 1, Kecamatan Labuan,...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.