JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID Konser 30 Tahun karier Dewa 19 yang diberi tajuk “Konser Rakyat” di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu 4 Februari 2023, menyisakan keluhan terhadap penyelenggaraan konser serta fasilitas JIS.
Perjalanan menonton konser dimulai saat penonton diinformasikan untuk melakukan penukaran tiket sehari sebelum konser, melalui email yang dikirim tiket.com sebagai penyedia tunggal tiket konser yang ditunjuk Dewa 19.
“Penukaran tiket dimulai hari Kamis, 2
2 Februari 2023 pukul 13.00-19.00 WIB di JIS. Dan hari Sabtu, 4 Februari 2023 pukul 13.00-19.00 WIB di JIEXPO Kemayoran,” tulis tiket.com melalui pengiriman emailnya.
Penonton yang sudah membeli tiket kemudian berbondong-bondong mendatangi both penukaran tiket ke JIS yang rata-rata dilakukan pada malam hari. Sayangnya, area JIS telah disterilkan dan penonton yang datang membawa kendaraan tidak diperbolehkan memasuki area JIS.
Penonton kemudian “dipaksa” berjalan kaki sekira 300 meter menuju lokasi penukaran tiket di area parkir JIS.
Pada hari-H pelaksanaan konser, masih banyak penonton yang tidak sempat menukar tiket di JIS, kemudian menukar tiketnya di JIEXPO Kemayoran. Di tempat ini panitia konser juga menyediakan bus antar jemput (shuttle bus) untuk mengangkut penonton, karena seluruh area JIS telah ditutup untuk umum dan hanya tamu VVIP yang diperbolehkan memarkirkan kendaraan mereka di dalam JIS.
Hingga sore hari jelang konser dimulai, arus lalu lintas di wilayah Kemayoran, khususnya di JIEXPO semakin dipadati ribuan penonton yang memarkirkan kendaraan mereka dan mengantre menunggu shuttle bus mengantar mereka ke JIS.
Sayangnya, di tempat ini penonton juga tidak mendapat banyak informasi mengenai alur menaiki bus. Antrean menuju bus yang mengular justru diinisiasi penonton, sementara petugas panitia konser yang mengenakan jaket hijau, hanya banyak berdiam diri tanpa memberikan banyak arahan kepada penonton.
Akibatnya, sempat terjadi kericuhan antar penonton akibat saling serobot antreann. Sementara waktu kedatangan shuttle bus juga tidak menentu.
Ratusan penonton yang geram kemudian banyak yang memesan gojek dan kendaraan umum lainnya, tentunya dengan ongkos sendiri.
Bahkan hngga malam hari, masih banyak penonton yang belum sepenuhnya terangkut menuju JIS.
Sesampainya di JIS, penonton kembali harus berjuang dengan berjalan kaki menuju pintu masuk JIS. Di sini, tidak ada satupun fasilitas yang bisa digunakan penonton untuk memangkas waktu perjalanan menuju stadium. Satu-satunya cara adalah dengan berjalan kaki berkilometer menuju JIS.
Banyak dari penonton yang kelelahan dan bercucuran keringat kemudian beristirahat disembarang tempat di atas area gedung JIS.
Lanjut, memasuki pintu masuk di sebelah timur JIS, panitia konser kemudian menggeledah seluruh bawaan penonton. Penonton tidak diperbolehkan membawa makanan dari luar dan diminta menaruh seluruh makanan mereka ke kantong sampah yang disediakan panitia.
Padahal, makanan tersebut sengaja dibawa penonton untuk menahan lapar selama konser berlangsung. Rupanya, tidak diperbolehkannya penonton membawa makanan, karena didalam area JIS telah disediakan stand-stand makanan oleh panitia. Namun sayangnya harga makanan yang dijual sangat mahal. “Saya makan nasi pecel berdua harganya Rp 130 ribu. Gila sih, padahal nasi pecel paling tinggi Rp 18 ribu sudah pakai telur,” ujar Melani, salah satu penonton.
Perjuangan penonton untuk menyaksikan Ahmad Dhani, Once, Arilasso, Tyo Nugros, Andra Ramadhan dan lainnya belum selesai.
Setelah memasuki arena konser, penonton harus berdiri 1,5 jam lamanya menunggu anak-anak Dewa memasuki panggung. Seharusnya, Dewa 19 sudah memulai konser pukul 19.00 WIB, namun konser baru benar-benar digelar pukul 20.30 WIB.
Banyak penonton yang kesal, terutama penonton dengan tiket Festival A, yang dekat dengan area panggung karena lelah berdiri. “Kami bosan, ayo segera konser!,” pekik salah satu penonton yang bosan lama berdiri.
Seluruh kekesalan penonton ini kemudian terbayar dengan munculnya satu persatu anggota Dewa 19 diiringi sound pembuka yang menaikkan atmosfer penonton.
Virzha dan Ello kemudian menyapa penonton dengan membawakan lagu “Angin” diiringi vokal Ahmad Dhani. Namun, velum sampai 1,5 jam berlalunya konser, sejumlah penonton satu persatu meninggalkan arena konser, terutama mereka yang saat itu lama berdiri.
Namun, hingga selesai acara dengan ditandai dengan hadirnya Arilasso menyanyikan sejumlah tembang kenangan Dewa 19, seisi penonton tidak banyak yang bergerak keluar dan menikmati pertunjukan hingga selesai.
Usai konser, ribuan penonton kembali harus berjuang mengeluarkan diri dari hiruk pikuk keramaian dan kemacetan sampai kerumah mereka masing-masing.
Reporter: Syaiful Adha.
Editor : Merwanda











