SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kecamatan Kramatwatu menjadi tuan rumah MTQ ke-53 Kabupaten Serang, namun kondisi Alun-alun Kramatwatu yang menjadi lokasi pusat kegiatan dan pembukaan MTQ terlihat kumuh dan tak terawat.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Febrian Ripera mengatakan, ada beberapa catatan terkait kondisi Alun-alun Kramatwatu seperti kondisi kamar mandi kotor, tembok-tembok banyak coretan, pagar sudah berkarat, serta gorong-gorong di sekeliling Alun-alun Kramatwatu banyak yang hancur.
“Kondisi Alun-alun Kramatwatu parah, perlu direhab,” kata Febri kepada wartawan, Senin 6 Februari 2023.
Padahal, kata Febri, Alun-alun Kramatwatu menjadi pusat kegiatan MTQ seperti untuk pembukaan dan pelaksanaan cabang lomba. Kondisi ini harus mulai dibereskan minimal lusa karena pelaksanaan MTQ pada 21 Februari 2023.
Maka dari itu, kata Febri, pihaknya bersama Pemerintah Kecamatan Kramatwatu akan mengirimkan surat permohonan perawatan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Serang.











